[ Fanfiction ] Someone Like You ( Chapter 7 ) ( Minji Couple)

pizap-com13655128189991

Title : Someone Like You

Author : Marsa_Queens

Type : Chaptered

Genre : Sad, Romance, Marriage

Rating : -15

Poster : By LSJ

 

( Main Cast )

  • Choi Minho
  • Park Jiyeon

( Other Cast)

  • Kim Tae Hee as  Nyonya Park Tae Hee ( Eomma Jiyeon)
  • Kim Ji Won as Cho Hyera ( Jiyeon palsu)
  • Eunhyuk As Park Hyukjae aka Eunhyuk ( Oppa Jiyeon)
  • Lee Jieun aka IU
  • Victoria
  • Ham Eunjung aka Eunjung
  • Tuan Cho sang Ju
  • Nyonya Cho
  • Tuan Park
  • Kim Ki Bum aka Key
    • All ( Banyak lagi)

***

( Author Pov )

_100618__yoogeun__shinee_hello_baby__pictures_update__d.flv_000119453

( 6 Tahun Kemudian)

Seorang yeoja kecil terlihat berlari memasuki rumah besarnya, bagaimana tidak hari ini , adalah hari kepulangan Appanya. Yeoja itu membuka sebuah pintu dan mendapatkan seorang namja tengah tersenyum hangat padanya..yeoja itu berlari menggunakan kaki kecilnya dan memeluk appanya dengan erat

“Appa , aku kesepian” ucap yeoja itu sambil memeluk appanya, yang tidak lain adalah Choi Minho. Minho tersenyum lalu mengelus punggung puterinya, dan menatap bingkai foto yang terpajang dengan besarnya didalam ruangannya

‘Chagia , ia merindukanmu. Apakah menurutmu aku berhasil menjadi seorang appa?’ batin Minho sambil menatap foto Jiyeon yang tengah tersenyum, air matanya meluncur begitu saja

“Appa, aku ingin menjenguk eomma. Aku sudah sangat merindukannya, mereka tidak ingin mengantarku, aku hanya ingin melihat eomma” Ucap Choi Min Ah anak dari Minho dan Jiyeon

“Ah nde, kajja kita harus bertemu eomma dan Oppamu, mereka sangat merindukan kita” ucap Minho lalu menggendong puterinya lalu membawanya keluar, tiba-tiba seorang yeoja muncul dengan anggunnya. Siapa lagi kalau bukan Hyera, ia bekerja sebagai sekertaris Minho.

“Annyeong Princess, bagaimana kabarmu?” tanya Hyera dengan nada yang ia haluskan sedangkan Min ah hanya diam dan tidak menjawab, ia malah menatap arah lain. Min ah takut jika hyera akan menggantikan posisi eommanya di hati appanya dan dirumah ini

“Aigoo kau mengapa sangat dingin pada Ahjumma” Ucap Hyera dan itu membuat Minho tersenyum

“Appa aku ingin cepat bertemu eomma” teriak Min ah, Hyera menatap Min Ah dengan tatapan benci karena wajah Min ah yang mirip dengan Jiyeon, dan tentu Minho sangat menyayangi Min ah

***

“ Yak bocah nakal..jangan lari kau” Ucap seorang yeoja sambil mengejar seorang namja kecil yang tampan dengan mata belo nya. Yeoja itu berhasil menangkap namja itu dan memeluknya

“Kau mau kemana Hwang Yoogeun? Eomma lelah mengejarmu” ucap yeoja yang tidak lain adalah Jiyeon. Ia memeluk puternya itu, tetapi ia merasa ia merindukan seorang lagi..ia merasa mempunyai anak selain Yoogeun tetapi ia tidak mengingat apa pun..

Tiba-tiba seorang yeoja yang tidak lain adalah Tiffany menghampiri mereka, Tiffany membawa beberapa buah-buahan. Seorang namja muncul dari belakang Tiffany dan namja kecil itu tersenyum pada yoogeun , sedangkan yoogeun menatap namja itu dengan tatapan marah

“Yak Ahjumma mengapa membawanya? Ia sangat nakal” teriak Yoogeun sambil memeluk Jiyeon sedangkan Namja yang bernama Hwang Seung Hoo itu terlihat cemberut..Tiffany tersenyum lalu memeluk puteranya

“Yak kau tidak boleh begitu Hyung” ucap Hwang Seung Hoo pada Yoogeun dan itu membuat tawa Jiyeon dan Tiffany meledak..Tiffany menikah dengan seorang namja yang sangat tampan, dan itu membuatnya melupakan namja yang selama ini ia cintai..Choi Minho. Tiffany mempunyai sebuah kenangan dengan Minho yang tidak mudah ia lupakan , dimana Minho memegang lengannya dan memeluknya..

Tiffany menikahi namja bernama Hwang Chan Sung namja yang sangat tampan, dan juga sangat mencintainya dan puteranya Hwang Seung Ho.

“Ha Na-ya bagaimana pekerjaan mu?” tanya Tiffany pada Jiyeon, dan Jiyeon mengangguk dengan senyum merekah dari bibirnya..

***

“eomma bagaimana kabarmu disana? Apakah kau merindukanku? Eomma sekarang appa sangat jarang dirumah, appa sangat sering ke luar negeri, apakah appa tidak sayang denganku? Eomma apakah eomma bisa kembali dan memelukku, aku hiri dengan chingu-chinguku eomma, mereka mempunyai eomma yang selalu memeluk mereka. Dan aku juga ingin, aku juga ingin dipeluk eomma, pasti Oppa sangat sering dipeluk oleh eomma dan itu membuatku hiri eomma” Adu Min ah panjang lebar membuat Minho tersenyum sekaligus sedih, ia masih sangat mencintai Jiyeon.

“Eomma, mengapa kau tidak pernah menjawab? Aku ingin memiliki eomma” tangis Min ah sambil menangis memeluk batu nisan Jiyeon..Minho mengambil Min ah lalu memeluknya dengan tangis

“Appa akan mencarikan eomma untukmu sayang” ucap minho sambil mencium puncuk kepala puterinya itu

“Aku hanya butuh eomma”

***

( Jiyeon’s Pov )

Aku menatap Desain yang ada didepanku dengan wajah ceria, siapa aku sebenarnya? Siapa appa dari Yoogeun? Aku bingung dengan ini semua, aku sering merasa ada bayangan yang menghinggapi kepalaku dan itu terasa sangat sakit..Tiffany Unnie mengatakan bahwa Nampyeonku sudah lama meninggal..

Aku menatap gaun pengantin rancanganku, aku berencana jika aku menikah suatu saat nanti aku akan memakainya, karena aku menyukai model yang kubuat. Aku merasa sangat merindukan seseorang tetapi aku tidak tahu siapa, hatiku terasa sangat jauh dariku..

Hari ini adalah hari pertama Yoogeun untuk masuk sekolah dan aku tidak menyia-nyiakannya. Aku harus mengantarnya untuk pergi kesekolahnya, aku memasang dasi Yoogeun dan ia menatapku dengan tatapan lembutnya, ia sangat menyayangiku..

“Ha Na-ah apakah Yoogeun akan masuk sekolah hari ini?” tanya Appa padaku dan aku mengangguk

“Harabeoji, apakah pekerjaan Harabeoji sudah selesai?” tanya Yoogeun

“Tentu”

***

( Author pov )

Minho menatap puterinya dengan ceria, hari ini adalah hari pertama Min ah masuk kesekolah dan itu artinya Min ah sudah bertambah besar. Min ah memeluk Minho dan mencium pipi Minho , hyera hanya menatap pemandangan itu dengan pandangan tidak suka

‘jika aku sudah menikah dengan appamu, aku tidak akan memberikanmu waktu bersama appamu’ batinnya

“Appa aku masuk nde” ucap Min ah lalu berlari masuk kedalam sekolah barunya

“Aku sadar , bahwa saat ini Min ah membutuhkan sosok seorang ibu” ucap Minho tiba-tiba membuat hyera menoleh dan senyum sinis muncul dibibirnya.

Min ah masuk kedalam ruangan yang memang sudah dipilih untuknya, Min ah melihat semua kursi yang sudah dipenuhi oleh anak-anak dan hanya satu kursi yang tidak diduduki , disamping seorang namja yang tengah menatap mainannya dengan senyum. Min ah perlahan berjalan mendekati namja kecil itu

“Annyeong..choi Min ah Imnida , apakah aku boleh duduk didekatmu?” tanya Min ah dan namja itu menoleh kearah Min ah dengan wajah dingin Khas appanya Choi Minho, dan itu membuat Min ah sedikit berpikir bahwa Yoogeun sangat mirip dengan appanya

“Annyeong..Hwang Yoogeun Imnida” jawab Yoogeun yang langsung tersenyum ceria, dan menepuk tempat duduk didekatnya, dan mereka mulai berbicara dan bermain.

***

( Tae Hee pov )

Sudah 6 tahun Jiyeonku meninggal, aku begitu merasa sangat kehilangan. Terlebih lagi Hyuk Jae akan segera menikah. Aku duduk menatap laut luas dihadapanku, aku memutuskan untuk kepantai dan melepas semua penat dikepalaku, beberapa bodyguardku menatapku dengan pandangan kasihan tetapi aku tidak memperdulikannya, aku mengambil secarik kertas lalu menuliskan sesuatu

To : My Dear Jiyeon

Sudah 6 tahun lamanya kau meninggalkan eomma, appa, oppa, minho dan puterimu. Eomma sangat merindukanmu, eomma ingin kembali melihatmu dan memelukmu . walaupun itu tidak mungkin, kau sudah menjadi miliknya dan kau sudah bahagia anakku. Eomma sangat mencintaimu tetapi satu hal yang eomma sesalkan, mengapa kau meninggal disaat kau belum merasakan semua hal yang indah…eomma hanya ingin mengatakan bahwa eomma sangat kehilanganmu, puteri kecil eomma..

Aku melipat kertas itu dan memasukannya kedalam botol dan melemparnya kelaut, aku harap suatu saat Jiyeon dapat membacanya walaupun itu tidak mungkin. Aku berjalan kearah mobil lalu mobilku meninggalkan pantai itu, aku harap aku dapat bertemu dengan malaikat kecilku lagi..

***

( Choi Minho pov )

Sudah 7 tahun Jiyeon kau meninggalkanku dan Min ah, apakah aku harus tetap bertahan tanpa ada pendamping hidup? Aku mencintaimu tetapi saat ini Min ah sangat memerlukan seorang figur eomma, apakah aku harus menikah lagi tanpa didasari rasa cinta? Aku tidak bisa mencintai yeoja , seperti aku mencintaimu..

Aku menyetir mobil dan memutuskan untuk menjemput Min ah karena ini adalah jam pulang sekolah, saat mobilku sampai didepan gerbang. Aku menyerit bingung saat melihat Min ah berbicara dengan riang dengan seorang bocah, aku turun dan menghampiri mereka, tiba-tiba saj aku terdiam saat melihat wajah bocah..itu mengapa mirip sekali denganku ? wajahnya mirip denganku saat aku masih kecil..

“Appa” teriak Min Ah lalu memelukku sedangkan bocah namja itu menatap kami dengan pandangan yang sulit ku artika tetapi mata belonya berkaca-kaca

“Appa, perkenalkan namanya Hwang Yoogeun” Ucap Min Ah sambil menunjuk bocah itu, bocah itu masih menatap kami dengan mata belonya

“kau kenapa? “ tanyaku pada Namja kecil itu dan tiba-tiba ia menangis lalu memelukku, ada apa dengannya? Perasaan apa ini?

“Aku tidak mempunyai appa , ahjussi. Aku juga ingin mempunyai appa yang selalu bersamaku dan menemaniku saat aku bangun dari tidurku” ucap Yoogeun, tunggu Yoogeun?? mungkin puteraku akan sebesar Yoogeun dan akan kunamakan Choi Yoogeun , bukankah itu nama yang bagus. Tetapi itu hanya harapan sia-sia anakku dan Jiyeon tidak akan kembali

“Appa bukankah kau berjanji tidak akan membawa ahjumma Hyera? Kau menepatinyakan dan appa juga berjanji membawaku ke Sungai Han” tagih Min Ah, dan  aku mengangguk. Min Ah sangat tidak menyukai Hyera dan aku tidak tahu mengapa bisa begitu

“ Yoogeun kau mau ikut?” tanya Min Ah pada Yoogeun dan Yoogeun terlihat berpikir

“Nanti eomma mencariku, ahjussi apakah kau mau menghubungi eommaku dan mengatakan akan membawaku?” tanya Yoogeun padaku dan aku mengangguk, Yoogeun mulai menyebutkan nomor ponsel eommanya…

Aku mulai menelepon dan beberapa menit kemudia ada yang mengangkat suara yang sangat lembut dan..mustahil

“Yoboseyo” jawabnya, Jiyeon ini suara Jiyeon. Apakah hanya mirip, aku terdiam sesaat dan kemudia menjawabnya

“Ah Yoboseyo, Choi Minho Imnida . Aku ingin meminta ijin untuk mengajak Yoogeun pergi ke Sungai Han bersama anakku Min Ah, Min Ah adalah teman dari Yoogeun dan setelah dari Sungai Han aku akan mengantarkannya ke rumahmu” ucapku dengan gemetar, ini benar-benar suara Jiyeon

“Ah Jinjja? Boleh saja, o iya Hwang Ha Na Imnida kau bisa memanggilku Ha Na. Humm bolehkah aku berbicara dengan Yoogeun?” tanyanya lembut dan aku memberikan ponsel itu…

“Nde eomma..aku akan menjaga diriku.” Ucap Yoogeun lalu memberikan ponsel itu untukku, aku memegangi jantungku dan benar saja , jantungku berdetak dengan tidak beraturan

“Appa Gwenchana?”

“Nde Gwenchana Min Ah-ya” jawabku

***

( Park Jiyeon pov )

Aku duduk sambil memegangi secangkir kopiku, aku terdiam. Suara itu aku merasa sangat merindukan suara itu, tetapi aku tidak mengenalnya begitupun dengannya. Aku merasa namja ini pernah masuk kedalam kehidupanku, tetapi kapan. Ah mungkin saja suaranya mirip dengan seseorang yang ku kenal..

Aku mengijinkannya karena aku yakin bahwa namja itu adalah namja baik-baik dan tidak mungkin mencelakai Yoogeunku..

“Ha Na-ya aku boleh minta tolong? Kau mau mengantarkan gaun ini ? ke kediaman Keluarga Park ?” tanya So Hee tiba-tiba menghampiriku dan aku mengangguk..aku akan mengantarkannya saat aku pulang nanti..

***

Aku sampai disebuah rumah yang sangat besar, Nyonya Park? Dia adalah pelanggan setia yang sangat sering membeli beberapa baju di butik kami, dan aku tidak pernah bertemu langsung dengannya, aku melangkah kan kakiku masuk kedalam gerbang dan menemukan seorang yeoja tengah menyiram bunga dengan bersenandung

“Annyeong” ucapku padanya dan ia berbalik lalu tersenyum padaku

“Annyeong”

“Hwang Ha Na Imnida , aku ingin menitipkan ini. Ini adalah baju pesanan Nyonya Park, tolong berikan padanya “ ucapku pada yeoja itu

“Ah Nde Kim Taeyeon Imnida aku adalah menantu dari Nyonya Park, dan aku akan memberikannya” ucap Taeyeon dan aku mengangguk lalu permisi dan berjalan keluar dari gerbang rumah itu, tetapi aku terhenti saat merasakan sebuah energi yang seakan menarikku tetap tinggal..saat aku masuk kedalam mobilku sebuah mobil mewah masuk ke rumah mewah itu..

***

( Author pov )

Minho memangku kedua bocah itu dengan tersenyum, ada perasaan bahagia dihatinya saat memeluk Yoogeun, ia menyangka ia hanya merindukan puteranya . makanya ia sangat rindu memeluk Yoogeun..

“Ahjussi? Apakah boleh aku memanggilmu Appa?” tanya Yoogeun berharap dan itu membuat minho dan  Min Ah terdiam

“Tentu saja boleh, kau bisa memanggilku dengan sebutan appa..aku akan menjadi appa yang baik untukmu” ucap Minho lalu memeluk Yoogeun dan Min Ah lagi..Minho merasakan kehadiran puteranya disekitarnya tanpa ia menyadari bahwa namja kecil yang ia peluk adalah puteranya sendiri

“Min Ah kau mirip dengan eommaku” celetuk Yoogeun membuat Min Ah menyerit

“Mirip apanya?”

“Wajahnya, matanya, bibirnya, senyumnya, sifatnya yang galak, dan juga cerewetnya” Celetuk Yoogeun polos dan itu membuat Minho terdiam, ia merasa semua ini terasa ganjil tetapi ia tidak tahu apa ganjil sekarang..

“Kau bisa saja Yoogeun, aku hanya mirip eommaku” jawab Min Ah tertawa

“Aku jujur”

“Appa bagaimana kalau kita pulang? Aku ingin tidur dan Yoogeun juga terlihat sudah sangat lelah” Ucap Min Ah dan Minho mengangguk menyetujui keinginan puterinya itu..

***

Mobil Minho memasuki sebuah apartement, ya Jiyeon memang memutuskan untuk tinggal disebuah apartement yang lumayan besar bersama Yoogeun dan uang untuk membeli apartement itu adalah hasil dari kerja kerasnya

“Appa, Gomawwo sudah mau mengajakku untuk bermain bersama dan membelikanku banyak mainan” ucap Yoogeun dengan wajah yang gembira dan itu membuat Minho tersenyum lalu mengangguk dan tidak lupa mencium pipi Yoogeun, entah mengapa Minho merasa sangat dekat dengan bocah itu..

Yoogeun masuk kedalam apartementnya dan Jiyeon dan menemukan eommanya sedang membuat beberapa makanan dan itu membuat perut Yoogeun berbunyi dan langsung menghampiri eommanya

“Eomma”

“Ah Chagia , kau sudah pulang? Bagaimana harimu? Apakah Minho Ahjussi baik padamu, dan apakah ia tua?” tanya Jiyeon dengan nada sedikit bercanda

“ Eomma , tidak apakan jika aku mempunyai appa selain appa kandungku?” Tanya Yoogeun dengan wajah yang sedikit murung

“Tentu saja, kau boleh mempunyai Appa Yoogeun tetapi kau harus ingat appa kandungmu sudah tidak ada , mengerti?”

“Nde eomma, eomma Minho Appa sangat baik padaku, dia membelikanku banyak mainan dan baju-baju sampai-sampai aku mau tidak kuat mengangkat semuanya, Minho Appa benar-benar baik kan eomma?”

“Nde, tapi kau hati-hati nde . Eomma hanya takut ia mempunyai maksud jahat”

“Aku mempunyai Foto Minho Appa dan Min Ah eomma” ucap Yoogeun lalu meronggoh kantung celananya dan mengambil sebuah foto dirinya dan Minho serta Min Ah saat ditaman..

***

( Park Jiyeon pov )

Kadang aku sangat kasihan pada puteraku , tetapi mau bagaimana lagi? Ini semua sudah terlanjur, terlebih lagi Yoogeun sudah menerima apa pun yang terjadi..Aku menatap Yoogeun yang tengah meronggoh kantung celanannya dan mengambil selembar foto dan menatapnya sebentar lalu memberikannya padaku…

Aku menatap foto itu, pandanganku teralih pada namja yang bernama Minho dan puterinya yang bernama Min Ah itu, aku..aku mengenal mereka..aku seakan mengenal mereka? Tetapi dimana? Appo kepalaku sangat sakit…

“Eomma Gwenchana?” tanya Yoogeun saat melihatku memegangi kepalaku sakit,aku mengangguk lalu memberikan foto itu pada Yoogeun dan aku duduk sambil memegangi kepalaku dan menatap yoogeun yang makan dengan lahapnya..aku ingin menikah dan mempunyai suami, supaya Yoogeun tidak menderita seperti ini, tetapi dengan siapa?

***

( Choi Minho Pov )

Aku menyetir mobil dengan pelan, aku takut Min Ah ku terbangun dari mimpi indahnya, aku masih terpikir dengan eomma dari Yoogeun. Apa mungkin yeoja itu Jiyeon dan Yoogeun adalah anakku? Ah kau gila Choi Minho , tidak mungkin..Jelas-jelas yeoja itu mengatakan bahwa namanya adalah Hwang Ha Na..

“Eomma, Kajjima…Kajimma eomma…jangan tinggalkan aku dan appa, eomma jangan tinggalkan aku lagi” tiba-tiba Min Ah menangis dalam mimpinya , aku terdiam dan tetap menyetir , Min Ah memerlukan eomma. Aku harus menikah dan mencari eomma yang baik untuk Min Ah karena aku tidak mungkin terus terpuruk seperti ini..walaupun aku akan menikah tanpa cinta, tetapi ini demi anakku…darah dagingku

Hyera? Apakah ia pantas untuk menjadi eomma dari Min Ah, aku rasa ia sudah berubah dan tidak menjadi jahat lagi, dan ia juga telah menolong Min Ah. Apakah aku harus memilih Hyera untuk menjadi calon isteriku? Jiyeon Minhae…aku mencintaimu tetapi Min Ah membutuhkan eomma..

***

@Minho’s Dream

Aku berjalan disebuah ruangan putih, tetapi aku terdiam saat melihat seorang yeoja berdiri dihadapanku dan berbalik, Jiyeon..Jiyeon apakah ia Jiyeon.

“Jiyeon, Jiyeon”panggilku padanya air mata bercucuran dari mataku

“Oppa, kau yakin ingin menikah? Jika itu memang keinginanmu Oppa, aku akan menyetujuinya. Aku ingin kau dan Min Ah bahagia Oppa” ucap Jiyeon padaku, aku tidak dapat menggapainya. Ia telalu jauh..

“Kajjima Jebal..Jiyeon jangan pergi Jebal”

“Oppa, aku tidak pernah pergi. Hanya saja Oppa tidak pernah menyadari keberadaanku” ucap Jiyeon lalu menghilang dan…

***

( Hyera Pov )

Jiyeon? Mengapa ia selalu muncul diotak Minho dan Min Ah apakah ia tidak mengikhlaskan anaknya itu dan suaminya itu padaku? Aku cukup cantik dan dapat memberikan anak untuk Minho, aku cantik melebihi Jiyeon..tetapi mengapa Minho tidak pernah menatapku? Mengapa?

Aku menatap pemandangan kota seoul dari balik kaca Apartementku, apakah aku harus menjebak Minho? Apakah harus? Ya aku harus mencari akal agar ia ingin menikahiku segera..aku tidak bisa hanya berdiam diri seperti ini terus..sebelum banyak yeoja yang berdatangan

tumblr_ma8rep9Ero1rc4fs5o1_500

TBC

Bagaimana ? jangan lupa RCL nde…Apakah pendek..Jelas karena author memang sudah memutuskan untuk membuatnya sependek mungkin..

58 thoughts on “[ Fanfiction ] Someone Like You ( Chapter 7 ) ( Minji Couple)

  1. Kyaaa aigo sbntr lg mrk akan brtmu.. (>﹏<)
    Aigo.. Andweee apa lg rncnamu yeoja busuk? Hah?? Andwee andwee andweee!! Aigo ayo donk minji ketemu (˘ʃƪ˘)

  2. Hyeraaaaa lau jahat sekali, ogeun ayo sadarin appanya biar bisa bareng sama jiyeon lagi
    Makin geregetan sama ceritanya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s